Bee Propolis Dan Manfaatnya
Propolis atau Lem Lebah adalah suatu zat resin yang dikumpulkan oleh lebah madu dari sumber tumbuhan seperti aliran getah atau tunas pohon. Dikumpulkan oleh lebah untuk menutupi lubang kecil, hingga 6 milimeter, sementara untuk lubang yang lebih besar digunakan malam lebah. Warnanya tergantung sumber tumbuhannya, namun biasanya coklat tua. Propolis bersifat lengket pada suhu ruangan atau di atasnya (20 °C). Sementara jika lebih rendah, akan menjadi keras dan rapuh.
Pada dasarnya komposisi kimiawi dari propolis bisa bervariasi tergantung dari mana bahannya dikumpulkan oleh lebah. Dalam penelitian dari lebah yang mengumpulkan madu dari poplar (Populus spp., section Aigeiros), diambil kesimpulan kemiripan bahan ini, yaitu pinocembrin, pinobanksin and its 3-O-acetate, chrysin, galangin, prenyl esters of caffeic and ferulic acids, dan lain-lain. Namun pohon yang berbeda akan menghasilkan komposisi berbeda pula.
Selama puluhan tahun, peternak lebah berasumsi bahwa lebah menggunakan propolis untuk melindungi koloni dari gangguan kecil seperti hujan atau serangan udara dingin. Hanya saja, sejak abad ke 20 telah diteliti bahwa lebah bukan hanya bertahan, bahkan malah semakin berkembang dengan adanya ventilasi selama musim dingin.
Karena itu, kini dipercayai bahwa manfaat propolis lebih kepada:
- Memperkuat stabilitas struktur sarang
- Mengurangi getaran di dalam sarang
- Memperkuat pertahanan sarang dengan menutup jalur masuk alternatif
- Mencegah penyakit dan parasit memasuki sarang, serta menghalangi pertumbuhan bakteri
- Mengisolasi binatang yang terlanjur masuk dan mati di dalam sarang sehingga menjadi mumi yang tidak terlalu berbau dan berbahaya.
Awalnya, pendeta Mesir kuno menggunakan propolis sebagai salah satu bahan mengawetkan mumi. Dalam dunia kedokteran Arab, propolis diidentifikasi oleh Ibnu Sina sebagai malam yang berwarna gelap, sebagai sisa kotoran dari sarang. Sementara malam yang berwarna bening dikenali sebagai bahan untuk membuat sarang. Malam yang berwarna gelap ini diketahui memiliki sifat membersihkan. Namun tertulis juga dalam catatan Ibnu Sina, jika dicium akan menyebabkan bersin. Bangsa Asiria kuno mempercayai propolis sebagai obat untuk melawan kanker dan tumor. Sementara Bangsa Yunani menggunakannya untuk mengobati bisul.
Dalam pengobatan tradisional Georgia, ditemukan salep yang mengandung propolis untuk mengobati beberapa penyakit. Propolis digunakan untuk bayi yang baru lahir atau diusapkan kepada mainannya. Propolis juga digunakan untuk mengobati kutil, jika terjadi gangguan pernapasan, dan juga dalam kasus luka bakar dan angina. Manfaat propolis bisa ditelusuri dari sifat antimikrobanya. Begitu banyak klaim pengobatan tradisional yang menggunakan propolis, namun khasiatnya di era modern belum bisa sepenuhnya dibuktikan.
Dalam pengobatan tradisional Georgia, ditemukan salep yang mengandung propolis untuk mengobati beberapa penyakit. Propolis digunakan untuk bayi yang baru lahir atau diusapkan kepada mainannya. Propolis juga digunakan untuk mengobati kutil, jika terjadi gangguan pernapasan, dan juga dalam kasus luka bakar dan angina. Manfaat propolis bisa ditelusuri dari sifat antimikrobanya. Begitu banyak klaim pengobatan tradisional yang menggunakan propolis, namun khasiatnya di era modern belum bisa sepenuhnya dibuktikan.
Bee Propolis mempunyai dan telah membuat daya tarik tersendiri terutama dalam hal merangsang system kekebalan tubuh dan reaksi kekebalan. Di salah satu bagian Mikrobiologi dari institut Kazan, telah ditentukan bahwa salah satu pengaruh kuat terhadap immunogenesis adalah dari propolis.
Propolis ternyata memiliki catatan sendiri dalam hal mempengaruhi system kekebalan tubuh. Bahkan sering disebut sebagai penicillin Rusia, produk perlebahan yang satu ini memiliki kemampuan antibiotik alami yang kuat. Selain juga antiseptik, anti jamur, anti bakteri dan anti mikroba. Belum ada obat yang dapat melawan virus, tetapi propolis memiliki kemampuan antiviral.
Susbtansi yang satu ini bersumber dari getah yang berbau manis yang mengalir dari ranting dan batang pepohonan yang sebenarnya berfungsi sebagai pengusir binatang berbahaya.
Lebah mengumpulkan getah tersebut dengan cara menggigit sepotong ranting atau batang pepohonan tersebut dan mengunyahnya hingga lembut sebelum menaruhnya dalam keranjang serbuk yang ada pada kaki belakangnya.
Ketika lebah kembali ke sarangnya, ia menunggu lebah lainnya yang bertugas mengambil getah tersebut untuk digunakan melapisi sarang. Proses ini bisa memakan waktu berjam-jam.
Propolis memiliki fungsi utama sebagai obat, juga membantu koloni dari bakteri dan infeksi virus. Kenyataanya, sebelum ratu lebah bertelur, sel terlebih dahulu dibersihkan oleh lebah pekerja dan dilapisi dengan propolis, sehingga lingkungan sekitarnya untuk mengerami larva menjadi steril.
Propolis telah diteliti, dan ditemukan mengandung campuran:
– 50 hingga 55 persen getah dan balsam
– 30 persen getah lebah
– 10 hingga 15 persen minyak alamai
– 5 persen serbuk lebah
– Bagian yang paling aktif dari getah ialah bioflavonoid, yang memungkinkan untuk mengontrol mikro-organisme serta membantu meningkatkan daya kekebalan tubuh pada manusia.
Cara kerja Bee Propolis berbeda dari produk lain yang dihasilkan lebah. Bee Propolis menunjang sistem kekebalan tubuh dan menghalangi infeksi virus, jamur dan parasit lain ke dalam tubuh. Dengan kata lain, bee propolis bekerja untuk membangun benteng pertahanan alami tubuh.
Keefektifan zat yang berkhasiat luar biasa ini bagi manusia telah terbukti melalui penelitian ilmiah di seluruh dunia. Bee Propolis berasal dari kata bee (lebah), Pro (sebelum), dan Polis (kota). Bee Propolis diartikan ”sebelum masuk sarang lebah”. Lebah menggunakan zat ini untuk melindungi sarangnya dari gangguan luar agar sarang yang berisi koloni larva lebah madu itu terlindung dari bahaya dan senantiasa steril.
Selama berabad-abad, lebah telah menggunakan Bee Propolis. Lebah membawa propolis ini ke dalam sarangnya, menambahkan sekresi mereka pada zat tersebut, serta menyebarkan zat yang telah diolah tersebut ke lekuk-lekuk di dalam sarang agar terlindung dari infeksi kuman dan bakteri.
Para ilmuwan telah mendapati bahwa propolis ini mengemban sifat-sifat antibiotik yang mengagumkan.Karena kemampuannya mematikan kuman, Bee Propolis membantu penyembuhan gangguan kesehatan yang disebabkan:
– Infeksi mikroorganisme pada sistem pernapasan
– Radang paru-paru basah
– Pneumonia
– Asma
– Sngina
– Sinusitis
– TBC
Bee Propolis juga menunjukkan fungsi yang signifikan dalam menangani penyakit infeksi lainnya.
– Zat besi
– Vitamin B Kompleks yang aktif secara biologis
– Pro-vitamin A
– Vitamin C
– Vitamin E
– Asam amino
– Mineral
– Bermacam-macam bioflavonoid.
Bioflavonoid merupakan senyawa alamiah yang ditemukan pada tumbuhan yang mengalami fotosintesa.
Bee Propolis sangat bermanfaat untuk perawatan kesehatan, di antaranya :
– Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit infeksi.
– Memperbaiki jaringan tubuh yang rusak akibat sakit.
– Membantu proses penyembuhan berbagai penyakit.
– Meringankan radang tenggorokan.
– Menjaga kenyamanan dan kesegaran mulut.
– Menjaga kesehatan kulit, mencegah dan mengatasi jerawat, gatal dan gangguan kulit lain, terutama infeksi kulit.
– Membantu penyembuhan infeksi saluran pencernaan dan infeksi saluran kemih.
Prof. Hembing Wijayakusuma, seorang pakar makanan kesehatan, akupuntur, serta penerima The Star of Asia Awards, mengomentari Propolis;
“Propolis sangat baik untuk kulit dan kesehatan secara keseluruhan, khasiatnya memang luar biasa dan efektif. Dengan mengkonsumsi propolis secara teratur akar rambut menjadi lebih kuat. Propolis mengatasi kulit kering membuat kulit tetap kenyal dan sehat serta menghilang-kan keriput, sehingga tampak lebih awet muda. Selain itu, propolis dapat mengu-rangi flek hitam pada kulit, menghilangkan jerawat, dan mengembalikan fungsi kolagen”.
Propolis mendapatkan karakter kesehatannya dari kemampuannya menekan pertumbuhan bakteri, virus dan fungi, serta kemampuannya meredakan inflamasi (radang). Beberapa percobaan terhadap tikus memperlihatkan propolis mampu memperbaiki pemulihan luka bakar, luka kecil, infeksi, peradangan, sakit gigi, dan herpes kelamin. Namun hasil penelitian ini masih mentah karena beberapa penelitian masih dalam skala kecil atau tidak didesain dengan baik.
Menurut situs U.S. National Library of Medicine, pengobatan yang mungkin bisa efektif dengan propolis adalah herpes di mulut, herpes kelamin, dan mempercepat penyembuhan serta mengurangi radang dan rasa sakit setelah operasi mulut. Sementara untuk manfaat lainnya seperti sariawan, TBC, infeksi, kanker mulut dan tenggorokan, memperbaiki imunitas, borok, penyakit perut dan pencernaan, common cold, luka, radang, dan kondisi lainnya, masih terlalu sedikit bukti yang didapatkan.
Namun konsumsi propolis berlebihpun menyimpen resikonya. Propolis mungkin akan menimbulkan alergi, terutama kepada pengguna yang memiliki alergi kepada lebah, atau produk dari lebah. Tablet hisap yang mengandung propolis bisa menyebabkan iritasi dan bisul di mulut. Mereka yang memiliki riwayat asma juga disarankan menghindari propolis. Untuk ibu hamil dan menyusui, belum pernah dilakukan penelitian, namun sebaiknya dihindari karena tidak jelasnya efek samping. Pengguna yang terlalu lama menggunakan propolis bisa mengalami pembengkakan, penumpukan cairan, sensasi terbakar, eksim, dan demam.
Namun konsumsi propolis berlebihpun menyimpen resikonya. Propolis mungkin akan menimbulkan alergi, terutama kepada pengguna yang memiliki alergi kepada lebah, atau produk dari lebah. Tablet hisap yang mengandung propolis bisa menyebabkan iritasi dan bisul di mulut. Mereka yang memiliki riwayat asma juga disarankan menghindari propolis. Untuk ibu hamil dan menyusui, belum pernah dilakukan penelitian, namun sebaiknya dihindari karena tidak jelasnya efek samping. Pengguna yang terlalu lama menggunakan propolis bisa mengalami pembengkakan, penumpukan cairan, sensasi terbakar, eksim, dan demam.









